Urbaners, banyak orang menganggap bila sains dan teknologi merupakan ilmu yang sangat rumit. Bahkan, banyak orang menyerah mempelajari ilmu ini. Meskipun tanpa disadari, sains dan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan ini.

Nah, kalau di tahun 2016 ini kamu masih melarikan diri saat pelajaran sains dan teknologi, kamu tidak termasuk orang keren. Coba kamu pikir, mana mungkin kamu bisa mengintip akun Instagram Awkarin, kalau Awkarin sendiri ternyata gagap teknologi?

Daripada melulu berpikir menjadi pengikut, mendingan mulai mencoba menjadi pencipta, urbaners. Caranya memulainya, tentu dengan mulai mengikuti acara-acara yang bisa menopang penciptaanmu itu. Jika kamu berminat pada sains dan teknologi, maka Banten Science Day bisa menjadi rujukan menarik buat kamu. Sayangnya, acara ini sudah dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (8-9/10) lalu. Tapi, jangan khawatir, bantenurban.com akan kasih bocoran fakta menarik dalam acara yang dilaksanakan di SMAN 1 Cinangka Anyer itu.

  1. Rafisky, Bintang Cilik Banten Science Day 2016Rafisky 

Workshop Astronomi bersama Adam & Sun dihebohkan oleh suara anak kecil yang menimpali ucapan pemateri. Uniknya, ia menimpalinya dalam bahasa Inggris yang fasih. Dialah, Rafisky Zahier (6). Bocah yang belajar bahasa Inggris melalui kegemarannya menonton video tata surya di youtube ini, sontak menjadi bintang cilik di acara Banten Science Day 2016. Selain bahasa Inggris yang fasih, bocah yang masih duduk di bangku TK ini memiliki minat yang tinggi dalam mengetahui alam semesta. Ia pun dapat dengan tepat menunjukan berbagai wilayah di dunia dalam globe dan selalu bersorak ketika pemateri menampilkan video planet-planet.

Ditanya soal planet favorit, bocah penggemar kartun Little Einstein dan buku serta game tentang tata surya ini menjawab bumi dengan alasan karena bumi memiliki banyak pulau. Kalau soal cita-cita, bocah yang lebih sering menghabiskan waktu di rumah ini mantap menjawab. “Explore the galaxy,” jawabnya sambil terus menatap layar tablet yang sedang memunculkan berbagai planet. “Mah, sun has revolution!” serunya kemudian. Lucu dan genius banget, urbaners.

  1. Tidak hadir, pemateri live via Skype
    bantensainsday-1476093019719

Zaman sekarang, jarak bukan lagi masalah. Banyak sekali aplikasi media sosial yang bisa menghubungkan seseorang di belahan bumi manapun. Pemateri workshop geologi di Banten Science Day,Lolita Marhaeni, juga tidak bisa hadir. Namun, geolog muda itu tetap bisa menyampaikan materinya secara virtual melalui aplikasi aplikasi Skype. Para peserta juga tetap bisa berinteraksi baik dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang bumi seperti usia dan keadaan bumi saat ini.

  1. Lampion di Tengah Gerimis
    Lampion-di-Tengah-Gerimis

Menerbangkan lampion menjadi puncak acara Banten Science Day 2016. Cuaca yang selalu tidak bisa diprakirakan, membuat para peserta harus terburu-buru mencapai Pantai Pasir Putih Florida Indah yang berhadapan langsung dengan SMAN 1 Cinangka, Anyer. Dan ketika gerimis benar-benar mericik, satu-persatu lampion itu pun terbang ke langit. Indah sekali, urbaners!

  1. Roket buatan anak SMA BantenLomba-Roket-SMA-(1)

Lomba roket tingkat SMA se-Banten mungkin baru kali ini dilakukan. Meskipun demikian, ada 14 tim mengikuti ajang ini di Banten Science Day 2016. Dengan mengambil tempat di lapangan bola dekat SMAN 1 Cinangka, para peserta mempresentasikan roket buatannya dan juga meluncurkannya. Setiap peserta rupanya memiliki cara unik untuk membuat roket mereka. Mulai dari menggunakan sampah botol air mineral, botol soda, sandal jepit bekas, hingga menggunakan fiber bekas pagar sekolah untuk sayap roketnya. Meskipun demikian, roket-roket itu terbukti mampu meluncur dengan sukses, bahkan melewati batas yang ditentukan panitia.

Nah, berikut ini para jawara dan titik jatuh roket mereka:

Harapan II: SMKN 2 Cilegon (Grup B), 67,042 meter.

Harapan I: SMAN 2 Cilegon (Grup B), 67,164 meter.

Juara III: SMA YP Karya Tangerang (Grup B), 84,259 meter.

Juara II: SMAN 2 Serang (Grup B), 85,522 meter.

Juara I: SMA YP Karya Tangerang (Grup A), 87,8 meter.

The Most Creative Team: SMKN 2 Cilegon (Grup B)

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR