Urbaners tentunya setuju kalau hang out saat ini sudah menjadi kebutuhan lifestyle tersendiri bagi anak muda. Kebutuhannya pun bermacam-macam, baik itu untuk yang hunting makanan, mencari tempat untuk kebutuhan selfie, ataupun yang hanya sekedar mencari tempat nongkrong nyaman bareng teman-teman atau pacar. Naaaah untuk kalian yang doyan hangout, khususnya di Kota Serang, Cilegon, dan sekitarnya, tim Hangout Bantenurban.com punya satu tempat yang recommended banget untuk dikunjungi.

Tim Hangout BantenUrban.com kali ini berkesempatan untuk mengunjungi “Ginger Box: Food and Fun” tempat nongkrong baru di Kota Serang yang kita sebut tadi recommended banget untuk dikunjungi oleh urbaners. Tempat yang sedang banyak digandrungi kawula muda Kota Serang dan sekitarnya ini merupakan salah satu tempat nongkrong baru yang sangat unik karena konsep box container yang ditawarkannya.

Konsep box container yang dipakai Ginger Box ini memang mulai ramai digunakan tempat nongkrong di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogjakarta, dan kota besar lainnya. Wage Sumeru (24) selaku pengelola tempat mengaku memang ingin sekali membawa konsep tersebut di kota Serang.

“Inspirasi dan refrensinya banyak, sekarang kan beberapa tempat banyak yang memanfaatkan kontainer sebagai suatu tempat yg unik-unik seperti food station, kantor, bahkan rumah tinggal. Nah saya lihat di Serang konsep seperti itu belum banyak dipakai, jadi saya coba saja,” Ujar Wage pria kelahiran asli Serang Banten ini.

Suasana Food Court yang ramai oleh muda-mudi dengan dipadukan nuansa café outdoor yang nyaman memang menjadikan tempat ini cocok banget buat dijadikan tempat berkumpul dengan teman-teman. Lalu dengan banyaknya tenant yang disediakan tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi para pengunjung karena beragamnya pilihan menu kuliner yang ditawarkan.

Ingin selfie? Jangan khawatir, bisa dibilang hampir setiap sudut dari tempat ini bisa dijadikan lokasi selfie. Gambar mural lucu-lucu yang ada di tempat ini memang sangat cocok bagi kalian yang doyan banget selfie.

Yang menarik lagi dari tempat ini adalah lokasi Ginger Box yang memiliki sejarah peruntukannya untuk sebuah bengkel, dan itu sangat cocok dengan konsep industrial yang Wage bawa saat ini. Suasana bengkel memang masih sedikit terasa ketika tim Hangout berkunjung ketempat ini. Ternyata kesan tersebut memang tidak sepenuhnya ingin di tinggalkan oleh Wage yang mengatakan bahwa telah beberapa kali mencari referensi konsep yang pas untuk tempatnya.

“Ya memang tempat ini tadinya bengkel, sempat bingung mau diapain pas udah nggak jalan, dapat pencerahan ngeliat kontainer yang dijadiin food station itu, akhirnya bikin tempat nongkrong yang berkonsep kaya gini, tentunya dengan modifikasi ide kami. Dan suasana bengkelnya emang dijaga sedikit biar nambah feel industrialnya aja sih, dan karena cocok juga bengkel dengan kontainer hehe,” tutur pria lulusan Universitas Padjadjaran Bandung ini.

Tim HangOut kali ini memilih untuk mencoba Chicken Wings dari tenant “Wings Good” dan Sebotol Susu Murni Choco Oreo dari tenant “Kandank Sapi” yang menurut Wage merupakan menu unggulan yang banyak dipesan para pengunjung.

For your information, di dalam Ginger Box ini terdapat enam tenant makanan dan satu Barber Shop. Khusus untuk tenant kuliner, terdapat tenant “Wings Good” dengan Chicken Wings andalannya. Lalu ada “Kuliner Sange” dengan spagheti dan kue cubit sebagai menu utama.

Berikutnya ada Coffee Shop “Kiara” yang menyediakan berbagai macam kopi dari hampir seluruh penjuru Indonesia. Lalu ada “Mama’s Boy” dengan berbagai menu Deep Fried andalannya, dan terakhir tenant “Kandank Sapi” dengan menu susu murni berbagai rasa, ketan susu, mie instan susu, serta roti bakar andalan mereka.

Untuk mengenai range harga setiap menu yang ada di Ginger Box, urbaners tidak perlu khawatir. Untuk ukuran makanan yang enak dan kelas satu, harga di Ginger Box masih tergolong masuk akal untuk kantong kawula muda kok. Untuk 4 pcs Chicken Wings dengan nasi dan segelas susu murni green tea segar urbaners hanya perlu merogoh kocek tiga puluh rupiah saja! plus dapat suasana asyik serta tempat selfie.

Lanjut bercerita, dalam membuat konsep tempat pusat jajanan “asyik dan nyaman”, Wage mengaku memang bukan berarti tanpa hambatan dalam usaha mewujudkan konsep yang Ia inginkan. Menurutnya yang paling sulit adalah permasalahan menyatukan pemikiran konsep antara pengelola dengan penyewa tenant mengenai konsep yang akan dibawa.

“Yang paling sulit itu ya menyatukan pemikiran soal konsep dengan calon penyewa tenant. Karena ya saya mempunyai konsep besar yang kalau bisa penyewa bisa menyesuaikan dengan konsep yang ada biar tidak keluar jalur dari konsep besar”

“Tetapi untungnya anak-anaknya udah komit, dan ide-ide mereka soal desain mural maupun interior tenant mereka masing-masing juga keren-keren, jadi seru aja ngonsep bareng-bareng walaupun banyak perbedaan pendapat,” Lanjut pria yang memiliki hobi bermain sepak bola dan naik gunung ini.

Untuk rencana jangka panjang kedepannya, Wage mengaku masih mengevaluasi lagi tempat usahanya yang sudah berjalan sejak Juli 2016 ini. Sedangkan untuk jangka pendek, Ia menjelaskan sudah ada beberapa planing acara untuk memeriahkan tempat usahanya tersebut.

“Ya tunggu aja projekan kedepannya. Semoga aja masih bisa ngembangin tempatnya biar semakin nyaman. Soal acara, ada nanti, sering-sering dateng aja buat update bakal ada acara apa hehe. Yang mau bikin acara juga bisa, yang pasti disini kami akan sambut baik lah untuk hal-hal yang kreatif dan positif.” Tutup Wage.

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR