Panas! Macet! Bikin enak aja ah! Ini adalah siang, dan gue mau kasih lo satu cerita tentang angkutan umum Serang.

Ini Kota Serang, bukan Jakarta yang dikategorikan sebagai salah satu kota macet di Indonesia. Tapi untuk saat ini kemacetan sangat mungkin teradi di Kota manapun. Banyak hal yang menjadi penyebab. salah satu faktor penyebab macet adalah karena orang-orang nggak mau naik transportasi umum yang ada. Semua orang membawa kendaraan bermotor ketika bekerja dan sekolah, dan bayangkan luasnya jalan kota Serang yang tidak seberapa diisi kompak dengan kendaraan bermotor yang pengendaranya memiliki rutinitas jam yang sama.

Angkutan kota yang bakal banyak lo temuin di Kota Serang adalah Angkot. Angkot Serang, atau banyak warga Serang yang menyebutnya Kopas. Padahal Kopas sendiri adalah singkatan dari nama koperasinya

Kopas sampai saat ini masi banyak peminatnya. Terutama ibu-ibu yang bekerja atau Cuma belanja ke pasar. Anak sekolah juga banyak, kok. Lo nggak perlu ngeluarin biaya yang besar buat naik alat trasportasi ini. Cuma lo perlu ekstra kesabaran.

1460620396432

Moda transportasi di Kota Serang agak spesial. Berbeda dengan kota lainnya. Berdasarkan pengalaman pribadi gue yang sempat mengalami kejadian-kejadian tak terduga. hal hal spesial ini mungkin menjadi hal unik ketika lo mengajak kerabat yang berasal dari luar kota menaiki kopas/angkot kota Serang:

  1. it’s a race car

Beberapa angkot bakal menarik peratian lo. Salah satu hal unik dari angkot kota Serang adalah modifikasi exterior maupun interiornya. Di beberapa angkutan ini, lo bisa nemuin Subwover keras yang menempel di dalam mobil. Cuma lo musti agak sabar ketika lagu yang diputer gak sesuai selera lo. Secara visual ada beberapa yang oke. Eksterior dari angkot serang biasanya ditempel banyak stiker komunitasnya sendiri. Angkot aja berkomunitas, lo gimana?

  1. Trayek? Apaan tuh

Biasanya di kota lain, trayek itu adalah hal yang wajib buat angkutan kota. Tapi di kota ini, trayek itu kayak hal yang asing buat angkot. Emang ada sih stiker trayek yang nempel di kaca depan atau belakangnya, tapi serius itu Cuma tempelan. Hiasan, lah. Untuk angkot di sini, trayek itu ya gimana supir sama penumpangnya. Penumpang banyak ke daerah A, maka trayek angkot itu ya ke sana. Kadang untuk beberapa penumpang, itu adalah hal yang mengesalkan. Tapi gue percaya lo bakal tetap tenang kalo ngerasain hal itu.

  1. Turun paksa!

“bang ke Ramayana, ya”

“naik, dek”

Terus ga lama angkot jalan, ada segerombolan anak sekolah yang minta dianter ke pasar. Lo harus siap siap untuk mengalami “Turun Paksa”. Nggak dipaksa juga, sih. Paling abang supirnya bilang gini, “dek pindah aja, ya”. Yuuhuuuuuu.. sabar yaa, bro. masih banyak angkot lain, kok.

Kalo lo baru ngerasain hal kayak gitu, jangan heran. Inilah kota serang dan betapa asyik angkotnya. Emang sih, lo gak akan diminta bayaran, tapi ya agak kesel juga kan. Apalagi kalau lo lagi buru buru banget. Sabar!

Hal hal kayak yang gue ceritain di atas, kadang bikin kesel. Tapi ya gitu deh angkot di sini. Beberapa hal perlu dibenahi dan diperbaiki. Tapi bayangin, ketika lo pindah ke kota lain dan nemuin sistem transportasi yang tertib. Gue yakin, lo sebagai warga asli kota serang, yang dari kecil ngerasain suasana transportasi di sini, bakal kangen. Setiap hal bakal terekam dan kelak menjadi ruang bermain untuk ingatan lo!

– Tria putra kurnia

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*