kuliner banten

NASI GONJLENG

Kumpul bersama. Kalimat tersebut bisa menggambarkan betapa kuatnya unsur budaya pada nasi Gonjleng. Cerita orang terdahulu cukup menggambarkan bahwa nasi Gonjleng disajikan hanya pada saat ada perkumpulan warga di hari besar Islam (seperti Isra Miraj, Idul Fitri, atau Maulid Nabi Muhammad SAW). Sudah kebayang betapa kangennya perut tiap warga Cilegon buat mencicipi nasi Gonjleng tiap tahunnya kala itu?    

Awalnya agak ragu buat coba kuliner satu ini. Kalo dilihat lagi dari namanya, nama kuliner ini agak mengundang rasa penasaran orang yang belum pernah tau kuliner khas kota Cilegon. Pernah coba atau familiar dengan rasa nasi kebuli? Ya tidak salah lagi, rasa kuliner ini sebelas duabelas atau hampir mirip dengan rasa kuliner nasi kebuli. Bahkan lebih nikmat (menurut saya). Kenapa? Mari kita bedah lebih dalam.

Nasi gonjleng merupakan perpaduan yang apik antara nasi yang diolah selayaknya nasi uduk dengan tambahan bumbu rempah dan dicampur dengan potongan daging sapi nan empuk. Kaldu kambing menyelinap masuk dan ikut memperkaya cita rasa nasi Gonjleng sehingga menggugah nafsu makan si empunya. Belum berhenti disitu, adanya acar, sambal goreng, serta emping membuat kelezatannya semakin lengkap. Lengkap tuntas. Apalagi jika ditambah dengan lauk lain yang juga disediakan terpisah seperti : sate maranggi, sate bandeng, dan aneka pepes.

Bagi foodies yang memiliki koresterol tentunya menjadi pantangan sendiri untuk mencoba kuliner satu ini. Kalo mau coba sesekali? asal pola makan udah seimbang? why not? it is still worth a shot. Your food choice shapes your bestfriend!

Lokasi :
Jl. RA Kartini No.2 (Samping Rumah Dinas Walikota Cilegon), Kota Cilegon.
Range harga :3k – 18k

banten foodie

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR