Sérén Taun adalah ritual tahunan yang telah menjadi kalender pariwisata Provinsi Banten. Tergolong katagori wisata budaya, yang secara leading sektor difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten.Menurut Henriana Harta salah seorang penggiat Kasepuhan Banten Kidul yang juga Sekretaris Panitia Sérén Taun 2016 mengatakan; bahwa Sérén Taun atau serah taun  merupakan salah satu ritual yang dilakukan oleh Masyarakat Kasepuhan Cisungsang yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Ritual ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa setelah panen padi dilaksanakan. Sérén Taun  merupakan akhir dan awal kegiatan sosial masyarakat adat Kasepuhan Cisungsang. Disebut akhir, karena pada ritual Sérén Taun  seluruh Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang memberikan laporan aktivitasnya selama setahun ke belakang; disebut pula sebagai awal, karena pada ritual ini Kepala Adat (Abah Usep Suyatma Sr.) memberikan wejangan-wejangan dan bekal untuk aktivitas setahun ke depan.

Ritual ini juga merupakan ajang silaturahmi antara anggota masyarakat kasepuhan dengan Ketua Adat, di mana masyarakat Kasepuhan melaporkan kegiatan selama setahun kepada Kepala Adat (ABAH). Sérén Taun  melibatkan seluruh masyarakat Kasepuhan yang dipimpin oleh Kepala Adat (Abah). Setelah menentukan Waktu pelaksanaan ritual, kemudian Abah mengundang para penasehat, perangkat Kasepuhan dan para Rendangan (perwakilan Masyarakat adat), tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah desa, kecamatan, kepolisian dan menyampaikan rangkaian kegiatan yang dimaksud.

Ritual Adat Sérén Taun  yang dilaksanakan selama 7 hari 7 malam, bertempat di IMAH GEDE, yaitu tempat kediaman Abah, diisi dengan berbagai kegiatan dan ritual adat. Ritual Adat Sérén Taun  juga merupakan puncak siklus dari Tradisi Masyarakat Kasepuhan Cisungsang dalam proses pengolahan, menanam, memelihara, menyimpan dan menghargai Padi (dalam kepercayaan Masyarakat Kasepuhan Cisungsang, Padi diposisikan sebagai Dewi Sri). 

Rangkaian Ritual Sérén Taun  :
– Rasul Pare di Leuit
– Bubuka
– Pantun Tradisional
– Balik Taun Rendangan
– Ngareremokeun
– Upacara Adat Sérén Taun
– Rasul Sérén Taun
– Panadaran
– Panutup 

Kasepuhan Cisungsang berada di Desa Cisungsang  kecamatan CibeberKabupaten LebakBantenIndonesia. Desa ini berada 165 km dari Kota Rangkasbitung ke arah selatan, dan ditempuh dalam waktu 5 jam. Desa ini sebelah  Utara berbatasan dengan Desa Kujangsari, Selatan dengan  Desa Cikadu, Barat dengan Desa Citorek KidulHegarmanah, dan Kujangjaya, sedangkan sebelah Timur berbatasan dengan Desa Situmulya dan Kabupaten Sukabumi.

Sérén Taun tahun 2016 ini dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus sampai dengan tanggal 29 Agustus 2016, dihadiri oleh Gubernur Banten beserta Forum Pimpinan Daerah Provinsi Banten; Bupati dan jajaran pemerintah Kabupaten Lebak, Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Lebak serta para undangan lainnya.

Direalist oleh Seksi Nilai Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR