Selalu ada sendu ketika menikmati secangkir kopi di pinggir jalan protokol Kota Serang. Pekatnya malam, sepinya kendaraan yang berlalu lalang dan traffic light yang masih teratur mengganti warna merah ke hijau ke kuning saat pengendara sudah mulai melantur, membuat sendu semakin menjadi. Sesekali, telinga menangkap permohonan maaf para pelanggar. Entah pada pos polisi tak berpenghuni atau pada  CCTV di atas lampu yang sedang merah itu. Pelanggaran lalu lintas di pukul 23.00 WIB ini seperti menjadi pelanggaran yang lucu. Karena si pelanggar tahu dirinya melanggar rambu, tapi tidak berusaha untuk patuh.

Tempat nongrong yang memiliki suasana seperti ini ada di Pisang Mas, Serang. Camilla Cafe. Lokasinya tepat di samping traffic light. Meskipun begitu, jika kamu datang di waktu yang tepat, kamu tidak akan merasa terganggu perlombaan ‘klakson paling keras’ setiap kali lampu berubah warna hijau. Kamu juga tidak akan melihat kendaraan melaju kencang seolah sedang dikejar penjahat berbulu. Karena yang hanya akan kamu temukan suasana sendu yang dipadu dengan kenikmatan secangkir kopi di meja.

Jika kamu datang ke kafe dengan konsep shipping container ini bersama kawan, percakapan akan selalu berkembang dan menguncup pada satu waktu: tutupnya kafe di pukul satu. Begitu pula bila kamu datang sendiri. Tidak usah khawatir merasa kesepian, karena barista sekaligus owner kafe ini sangat friendly untuk kamu ajak berbincang.

Selain kamu bisa menikmati varian menu kopi single origin, mulai dari varian arabika Gayo, Toraja, Bali, Java Prenger dan lainnya, kamu juga bisa mencicipi signature khas kafe yang buka setiap hari Selasa sampai Minggu ini. Ada Camilla water shock yang bisa membuatmu terkejut dengan rasa bir di cangkir kopimu yang berembun dan berbusa selayaknya bir. Tenang, urbaners, minuman ini masih berbasis kopi dan tidak akan bisa memabukanmu. Kamu juga bisa memesan varian Vietnam mase yang terbuat dari biji kopi yang dirahasiakan. Bila lidahmu peka, maka kamu akan merasakan pahitnya robusta yang dicampur manis susu. Meskipun tidak terlalu kentara kepahitannya. Untuk penganan, ada jamur crispy yang suara renyahnya lebih merdu dari suara knalpot tanpa saringan, umh, bahkan dari suara mantan. Kalau kamu lapar sekali, Urbaners, kamu bisa memesan varian roti.

Persoalan harga tak perlu khawatir, kafe yang baru 4 bulan berdiri ini hanya memasang harga tertinggi di menu espresso base, seperti cappucino dan kawan-kawannya. Meskipun begitu, harganya masih di bawah harga air mineral di hotel berbintang. Tempat nongkrong yang mulai beroperasi pukul 17.00 s.d 01.00 WIB ini, sangat ramah terhadap kantong pengangguran elit (mahasiswa dan pelajar-red). Nggak percaya? Hentikan saja kendaraanmu di Jl. Veteran No. 30, Pisang Mas, Kota Serang, Banten. Dan pesanlah secangkir kopi ‘rahasia’ pilihanmu. Booked: 087771821061.

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR