Payung Teduh, hadir sebagai peneduh hati di sela kesibukan kota baja yang hari-harinya penuh dengan material industri.

Payung Teduh lahir dari dua orang sahabat yang berprofesi sebagai pemusik di Teater Pagupon yang senang nongkrong bersama di kantin FIB (Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia,  mereka adalah Is dan Comi .

Band yang lahir pada akhir 2007 ini baru saja hadir secara perdana di cilegon, mungkin pertama juga diantara kota Serang, Pandeglang, Rangkasbitung. Konser tersebut digelar pada 19 Desember 2015 bertempat di The Level Kratakatu Ria Cilegon.

Banten payung teduh

Hello ent. selaku penyelenggara konser bukan hanya mampu mendatangkan payung teduh tapi juga menyuguhkan konsep kreatif lainya, seperti tenant food, fotografi dan lampion night. Hal ini berdampak positif sebagai ajang promosi bagi startup pelaku usaha mikro yang di dominasi oleh para remaja/anak muda.

500 lembar tiket laku terjual dan penonton yang hadir terpuaskan dengan hadirnya  Abandon all the suffer, Aurora dan The minded sebagai band indie Banten hadir sebagai pembukan acara ini.

Dibuka dengan menuju senja dan diakhiri tidurlah lebih dari 7 lagu yang terlantun pada konser ini, penonton dan beberapa pasangan terhipnotis dengan perpaduan suara indah dan petikan gitar dari Mas is (vocalis).

is1

Kemerduan ini diharapkan tidak hanya dihadirkan oleh payung teduh saja, kami tunggu teman-teman penyelenggara lainya untuk terus menghadirkan musik-musik berkualitas sebagai referensi urbaners Banten.

Terima kasih Hello ent.

 

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR