Kalau kamu diberi kesempatan menjadi anak Tuhan, apa yang akan Urbaners lakukan? Apa kamu akan menambah ke-12 rasul yang pernah kakakmu angkat, seperti yang dilakukan putri Tuhan satu ini?

Film garapan Jaco Van Dormael ini dinaratori oleh putri Tuhan, Ea. Dia gadis cilik berusia 10 tahun, adik J.C (Jesus Christus-red). Selama 10 tahun hidupnya, Ea merasa sangat tersiksa oleh kelakuan ayahnya, Tuhan. Menurut Ea, Tuhan memiliki temperamen buruk, berengsek, kasar, mudah bosan dan iseng. Ketika Tuhan sedang bosan, maka diciptakanlah Brussel.

Tuhan, digambarkan sebagai seorang lelaki setengah baya yang selalu memakai kaos, celana pendek yang dipadu dengan piyama dan sandal. Tuhan bekerja mengendalikan dunia dari sebuah komputer di ruang kerja yang penuh dengan laci dan tidak boleh dimasuki siapapun. Sedangkan ibu Ea adalah seorang dewi yang teraniaya. Ia tidak dibolehkan berbicara, tidak boleh menonton televisi, bersuara dan hanya mengerjakan tugas-tugas domestik. Ia tidak pernah dicintai Tuhan. Tapi, Sang Dewi ini sangat menyukai baseball dan ia memiliki 18 kartu baseball.

Kata Ea, Tuhan tidak manusiawi. Tuhan senang membuat manusia menderita. Kecelakaan dan penderitaan yang terjadi pada manusia adalah ulah iseng Tuhan. Karena itulah Ea protes. Tapi, Tuhan malah murka padanya. Setelah dimurkai Tuhan, Ea memutuskan untuk kabur ke dunia manusia. Karena itulah, Ea membangunkan patung kakaknya, J.C. Ea berkonsultasi mengenai cara kabur dari rumah, termasuk mengutarakan keinginannya untuk rasul seperti kakaknya. Ide mencari rasul itu disetujui J.C.

30897_43_Das_Brandneue_Testament02____Kris_Dewitte

Dulu saat JC memilih 12 rasul, J.C pikir 12 merupakan angka yang bagus seperti jumlah tim hoki. Tapi ternyata tidak. Karena itu, ia menyarankan agar menambahnya menjadi 18 seperti jumlah pemain baseball yang disukai mama mereka. Tidak lupa, JC juga menyarankan agar Ea menyuruh rasul-rasulnya membuat Kitab Perjanjian Baru. Tapi, Ea menolak dibicarakan di dalamnya. Karena itu, kakaknya menyarankan agar Kitab Perjanjian Baru diisi oleh cerita para rasul yang diangkat Ea saja. Itu akan menjadi Kitab Perjanjian Baru yang benar-benar baru.

Sebelum pergi, Ea mencuri kunci kamar kerja Tuhan dan mengerjai Tuhan dengan mengirimkan waktu kematian kepada seluruh manusia, serta mengacaukan sistem komputernya. Kebocoran waktu kematian itu membuat dunia gempar. Tuhan yang mengetahui hal itu murka, lebih murka lagi ketika ia mengetahui putrinyalah penyebabnya. Karena Tuhan terlalu gaptek untuk memperbaiki komputernya, tanpa pikir panjang ia mengejar Ea yang kabur melalui mesin cuci.

Film komedi gelap fantasi ini semakin menarik ketika Ea mencari keenam rasulnya. Ada Aurelie yang tangan kirinya buntung, Jean-Claude si manager yang selalu sibuk bekerja dan lupa menyisakan waktu untuk dirinya sendiri, Marc si maniak sek, Francois si pembunuh, Martine si madam kesepian yang pada akhirnya memilih hidup bersama seekor gorilla, dan Willy seorang anak laki-laki penyakitan dan kemudian memutuskan memakai pakaian perempuan.

Peristiwa yang dialami Tuhan saat turun ke bumi pun membuat kita terkikik geli. Bagaimana di bumi, Tuhan yang bertemperamen buruk digebuki orang dan kaget melihat darahnya sendiri. Tuhan juga mengalami hukum alam yang diciptakannya sendiri. Kemampuan Tuhan untuk berjalan di atas air juga hilang dan lain sebagainya.

Lalu, bagaimanakah nasib Ea dan Tuhan di bumi? Bagaimana kelangsungan hidup manusia setelah Tuhan berada di bumi? Silakan tonton saja film komedi satir hasil kerjasama produksi antara Belgia, Prancis dan Luxembourg dan diputar pada sesi Directors’ Fortnight di Festival Film Cannes 2015 ini. Kamu akan sering mengerutkan dahi dan terkikik geli.

Pemeran:
Benoît Poelvoorde sebagai Tuhan
Yolande Moreau sebagai istri Tuhan
Pili Groyne sebagai putri Tuhan, Ea
David Murgia sebagai Jesus Christus
Laura Verlinden sebagai Aurélie
Catherine Deneuve sebagai Martine
Johan Leysen sebagai suami Martine
Serge Larivière sebagai Marc
François Damiens sebagai François
Pascal Duquenne sebagai Georges
Viviane De Muynck sebagai ibu Georges
Johan Heldenbergh sebagai pendeta   

Judul              : The Brand New Testament (Prancis: Le Tout Nouveau Testament)
Sutradara        : Jaco Van Dormael
Produser         : Jaco Van Dormael
Frank Passel

Penulis Naskah : Jaco Van Dormael
Thomas Gunzig
Benoît Poelvoorde
Catherine Deneuve

Penata Musik   : An Pierlé
Sinematografi  : Christophe Beaucarne
Penyunting      : Hervé de Luze
Produksi          : Terra Incognita Films
Distributor       : Le Pacte
Tanggal Rilis     : 17 Mei 2015 (Cannes)

 1 September 2015 (Belgia)

Durasi            : 113 menit
Bahasa           : Prancis
Trailer            : https://www.youtube.com/watch?v=D-v-Sw4yzLA

Komentar

TIDAK ADA KOMENTAR